About Us

Artbound adalah metode pembelajaran dan pendidikan karakter berbasis budaya dan seni yang dirancang untuk memperkuat nilai-nilai karakter dan kapasitas melalui pendekatan art experiential learning atau pembelajaran berbasis pengalaman seni. Metode ini memadukan unsur seni pertunjukan, seni musik, seni tari, seni rupa, dan teater ke dalam proses pembelajaran yang aktif, menyenangkan, dan sarat makna.

ABSTRAKSI

ABOUT ARTBOUND

FILOSOFI

Learning Through Art. Growing Through Experience.

 

Artbound meyakini bahwa manusia belajar melalui pengalaman yang bermakna.

Seni memberikan ruang untuk merasakan dan berekspresi. Budaya memberikan akar, identitas, dan nilai. Pengalaman memberikan kesempatan untuk mencoba, merefleksikan, dan bertumbuh.

Inspirasi filosofis Artbound juga berangkat dari kearifan lokal Nusantara, salah satunya konsep Sedulur Papat Kalima Pancer—sebuah pandangan tentang manusia yang memandang kehidupan sebagai kesatuan antara berbagai unsur dalam diri dan lingkungan, dengan Pancer sebagai pusat kesadaran dan keseimbangan diri.

Dalam konteks Artbound, filosofi ini menjadi inspirasi untuk melihat manusia secara utuh: sebagai pribadi yang memiliki cipta, rasa, karsa, dan karya. Manusia tidak hanya belajar melalui pikiran, tetapi juga melalui perasaan, kehendak, pengalaman, dan tindakan nyata.

Dari pandangan tersebut, Artbound menggunakan seni dan budaya sebagai media pembelajaran untuk membantu manusia mengenali dirinya, mengembangkan potensinya, membangun hubungan dengan sesama, dan menemukan makna dalam setiap proses yang dijalani.

Bagi Artbound, menjadi diri sendiri bukan berarti berjalan sendiri. Setiap individu memiliki keunikan, namun ketika perbedaan mampu menemukan harmoni, lahirlah kekuatan bersama.

Dari sinilah Artbound terus mengembangkan pembelajaran yang berorientasi pada tiga perjalanan manusia:

Empowering People membantu manusia mengenali dan mengembangkan potensinya.

Discovering True Self membantu manusia menemukan keotentikan dan makna dirinya.

Building the Ensemble membantu manusia membangun hubungan, kolaborasi, dan kekuatan bersama.

Filosofi tersebut kemudian menjadi salah satu inspirasi dalam perjalanan pengembangan Artbound Learning Methodology — NULUNG, sebuah metodologi pembelajaran yang berakar pada pengalaman, seni, budaya, dan kearifan lokal Nusantara.

Bagi Artbound, pembelajaran bukan sekadar tentang apa yang diketahui, tetapi tentang bagaimana manusia mengalami, memahami, mengembangkan kemampuan, membentuk kebiasaan, dan pada akhirnya menjadi pribadi yang mampu memberikan manfaat bagi kehidupan.

Learning is not only about knowing. It is about becoming.

HISTORIOGRAFI

Dari Sebuah Keyakinan Bersama Menjadi Sebuah Metodologi Pembelajaran

 

Kecintaan Ynor terhadap dunia pendidikan berawal dari sebuah perjalanan yang mempertemukan ynor dengan tigaorang Hendri, Dudi, Kurfa, dalam komunitas kecil Sapapait Samamanis ketika bersama-sama melatih Pramuka di SMP Negeri 2 Bandung dan tergabung dalam organisasi kepanduan Ambalan Jayabaya Pradnya Paramitha, Gudep 11–12. Dari kebersamaan tersebut tumbuh sebuah keyakinan yang kemudian menjadi landasan perjalanan mereka: pendidikan adalah jalan untuk bertumbuh dan memberikan manfaat bagi kehidupan.

Perjalanan tersebut kemudian berlanjut di Camp Hulu Cai, Bogor, dalam dunia experiential learning atau yang pada masa itu lebih dikenal luas dengan istilah outbound. Pada awalnya, berbagai aktivitas pembelajaran masih banyak menggunakan pendekatan outbound pada umumnya. Namun, dalam prosesnya mulai muncul gagasan untuk menghadirkan seni dan budaya sebagai bagian dari pengalaman belajar.

Di Camp Hulu Cai inilah nama Artbound pertama kali diperkenalkan oleh Ynor. Pada awalnya, Artbound belum merupakan sebuah metodologi pembelajaran, melainkan sebuah gagasan tentang bagaimana seni dan budaya dapat digunakan sebagai media untuk menciptakan pengalaman yang bermakna dalam proses belajar.

Gagasan tersebut kemudian dikembangkan bersama melalui perjalanan Artventure Indonesia oleh Ynor, Kurfa, dan Aseu bersama kawan-kawan lainnya. Dalam perjalanan ini, Artbound berkembang sebagai pendekatan aktivitas yang menggunakan seni dan budaya sebagai media pengalaman. Perkembangan tersebut kemudian dicatatkan sebagai karya cipta dengan nama Metode Pembelajaran Artbound pada tahun 2015 atas nama Ynor, Kurfa, dan Aseu.

Seiring berjalannya waktu, perjalanan para penggagas Artbound berkembang ke arah masing-masing. Kurfa dan Aseu melanjutkan perjalanan profesional mereka, sementara pengembangan Artbound terus dilanjutkan sebagai sebuah ruang untuk mengembangkan pendidikan berbasis pengalaman, seni, dan budaya.

Perjalanan yang berubah tidak berarti bahwa gagasan yang telah dibangun bersama kehilangan maknanya. Sebaliknya, gagasan tersebut terus berkembang dan menemukan bentuk-bentuk baru sesuai dengan kebutuhan zaman dan pengalaman yang terus bertambah.

Dalam perkembangannya, Artbound Indonesia Raya kemudian hadir sebagai brand dan organisasi yang mengembangkan berbagai program dan aktivitas berbasis seni, budaya, dan pengalaman belajar. Artbound terus bertumbuh melalui berbagai bentuk kerja sama, komunitas, tim, dan badan usaha, dengan satu keyakinan yang tetap menjadi pijakan: bahwa seni dan budaya dapat menjadi media yang kuat untuk membantu manusia belajar, bertumbuh, dan membangun kehidupan bersama yang lebih bermakna.

Dari perjalanan panjang tersebut, muncul kebutuhan untuk mengembangkan sebuah metodologi pembelajaran yang tidak hanya menggunakan seni dan budaya sebagai media aktivitas, tetapi juga memiliki kerangka filosofis dan pendekatan pembelajaran yang lebih utuh.

Melalui proses pengembangan, pengalaman, refleksi, dan pembelajaran yang berlangsung selama bertahun-tahun, Ynor kemudian mengembangkan sebuah metodologi pembelajaran yang berakar pada kearifan lokal Nusantara. Metodologi tersebut diberi nama Artbound Learning Methodology — NULUNG.

NULUNG merupakan akronim dari Nongton, Ulin, dan Manggung, yang dalam bahasa Sunda juga memiliki makna menolong. Nama tersebut merepresentasikan keyakinan bahwa proses belajar bukan hanya tentang memperoleh pengetahuan, tetapi tentang mengalami, mencoba, membangun kemampuan, dan pada akhirnya mampu memberikan manfaat bagi diri sendiri maupun orang lain.

Artbound Learning Methodology — NULUNG merupakan pengembangan metodologis yang dilakukan secara mandiri oleh Ynor dan memiliki kerangka filosofis, sistem pembelajaran, serta pendekatan metodologis yang berbeda dari Artbound sebagai media aktivitas yang sebelumnya dikembangkan bersama.

Sebagai sebuah karya metodologi pembelajaran, Artbound Learning Methodology — NULUNG kemudian dicatatkan sebagai karya cipta atas nama Ynor, tepatnya atas nama Rony Rusmana.

Sejak awal perjalanannya pada tahun 2005, Artbound Indonesia Raya terus berkembang sebagai entitas yang menggunakan seni dan budaya sebagai media pembelajaran dan pengembangan manusia. Perjalanan tersebut terus berlanjut hingga hari ini, menjadikan Artbound bukan hanya sebagai sebuah brand, organisasi, atau penyedia program, tetapi juga sebagai sebuah metodologi pembelajaran yang terus dikembangkan melalui pengalaman, refleksi, dan proses belajar yang berkelanjutan.

Karena pada akhirnya, sebuah perjalanan tidak diukur hanya dari seberapa jauh ia telah ditempuh, tetapi dari seberapa banyak makna yang dapat dibagikan dan seberapa besar manfaat yang dapat ditinggalkan.

Artbound began as a journey.
The journey became a belief.
The belief shaped a philosophy.
The philosophy became a methodology.
And the journey continues.

 

 

LEARNING ARCHITECTURE

One Learning Journey. From Awareness to Transformation.

 

Artbound memandang pembelajaran sebagai sebuah perjalanan transformasi manusia.

Perjalanan tersebut bergerak dari:

NYAHO            — menyadari
NGARTI           —
memahami
BISA                 — mampu melakukan
TUMAN           —
menjadi kebiasaan
NGAJADI         —
menjadi bagian dari diri

 

Dalam perjalanan tersebut, Awareness & Understanding membangun Knowledge.
Ability & Habit membangun Competency. Dan Knowledge & Competency diwujudkan melalui Performance.

 

Pembelajaran pada akhirnya tidak berhenti pada pengetahuan atau keterampilan, tetapi berkembang menjadi perubahan yang hadir dalam cara seseorang berpikir, bersikap, bertindak, dan memberikan manfaat.

 

 

ARTBOUND LEARNING METHODOLOGY

NULUNG — Helping People Grow Through Meaningful Experience

 

NULUNG adalah metodologi pembelajaran Artbound yang berakar pada kearifan lokal Nusantara.

NULUNG merupakan akronim dari:

NONGTON
mengamati dan menyadari pengalaman.

ULIN
mengalami, mencoba, dan mengembangkan kemampuan.

MANGGUNG
mengekspresikan, menerapkan, dan memberikan makna melalui tindakan nyata.

Dalam bahasa Sunda, NULUNG juga berarti menolong.

Makna tersebut menjadi bagian dari keyakinan Artbound bahwa pembelajaran yang bermakna pada akhirnya bukan hanya membantu manusia bertumbuh untuk dirinya sendiri, tetapi juga memampukan dirinya untuk hadir dan memberikan manfaat bagi orang lain.

VISI MISI

CORPORATE VALUE

Nilai-nilai

1. Jujur : merupakan insan dan organisasi yang jujur baik dalam kehidupan sehari-hari maupun dalam menjalankan tugas
2. Kreatif : senantiasa melakukan proses kreatif untuk selalu mengembangkan diri
3. Totalitas : semangat Totalitas merupakan semangat dalam berkarya maupun beraktifitas
4. Harmoni : menjadi satu kesatuan tubuh yang ideal dan bermanfaat.

COPYRIGHT CERTIFICATE

BNSP CERTIFICATE

ARTBOUND ALLSTARS TEAM

TEAM ARTBOUND MERUPAKAN TENAGA PROFESIONAL YANG TERDIRI DARI BERBAGAI DISIPLIN ILMU DIANTARANYA ;
CERTIFIED TRAINER BNSP RI, SARJANA SENI, MAGISTER SENI, PRAKTISI SENI, SOCIAL SCIENTIST, AKTIFIS KEBUDAYAAN, MANAGEMENT, PSIKOLOGI, DAN DISIPLIN ILMU LAINNYA

Kang Ynor

Artbound Founder

Dewa Ayu N. F., A.Md.Par.

Marketing Manager

Randy Geovani, M.Ed

Program

Ocky Sandi Kurniadi

Research & Development

Ocky Sandi Kurniadi

Research & Development

M. Iman Firmansyah

Operasional

Rian Andriansyah

Logistik

Cecep Ruswandi

Creative

Gustian Setiawati, M.Sn.

Expert & Fasilitator

Irmayani, S.Sn.

Expert & Fasilitator

Dr. Gempur Sentosa, M.Sn. Expert & Fasilitator

Amar prizal

Expert & Fasilitator

Raden Anisa Rizki, M.Sn. Fasilitator

Yenny Yuanita, M.Sn.

Fasilitator

Ella Nurlaela, S.Sn.

Fasilitator

Rommy Jaya Saputra, M.Sn. Fasilitator

Nurpainah, S.Sn.

Fasilitator

Thomas Gandara, S.Sn. Fasilitator

Farida Gita P., Amd.Kes.S.Kes

Fasilitator

Djatiningratnapura, S.Sn. Fasilitator

ARTBOUND BASECAMP

JL RAYA TANGKUBAN PERAHU, PINEVALLEY, CIKOLE – LEMBANG